SMP Negeri 3 Bobotsari secara resmi menyelenggarakan kegiatan pengumpulan zakat fitrah bagi seluruh peserta didik pada Senin dan Selasa, 9 sampai 10 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program kerja rutin Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan aktivitas yang bersifat edukatif dan religius. Pelaksanaan kegiatan tersebut dipusatkan di lingkungan sekolah dengan melibatkan peran aktif dari para pengurus OSIS sebagai panitia pelaksana.
Dalam teknis pelaksanaannya, kegiatan pengumpulan zakat ini berada di bawah pengawasan dan pendampingan langsung oleh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMPN 3 Bobotsari, Nofa Mustofa Jamal, S. Pd. Kehadiran guru pendamping bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh prosedur, mulai dari niat hingga tata cara penyerahan zakat, telah sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Selain sebagai kewajiban agama, kegiatan ini diarahkan sebagai sarana pembelajaran praktis bagi siswa mengenai nilai-nilai ketaatan.
Proses pengumpulan yang berlangsung selama dua hari tersebut berjalan dengan tertib dan terstruktur sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Panitia menyediakan posko khusus di area sekolah untuk menerima zakat dalam bentuk beras maupun uang tunai dari para siswa. Antusiasme peserta didik terlihat cukup tinggi, yang mencerminkan kesadaran kolektif dalam menunaikan rukun Islam keempat di lingkungan pendidikan tersebut.
Pengurus OSIS SMPN 3 Bobotsari memegang peranan krusial sebagai garda terdepan dalam manajemen administrasi zakat. Mereka bertugas melakukan pencatatan jumlah pemberi zakat, menimbang kualitas dan berat beras, serta mengelola logistik pengumpulan secara transparan. Keterlibatan siswa dalam kepanitiaan ini dimaksudkan untuk melatih kemampuan organisasi, kejujuran, serta ketelitian dalam mengelola amanah dari sesama rekan siswa.

Lebih dari sekadar pengumpulan materi, program ini membawa misi edukasi karakter yang mendalam bagi seluruh warga sekolah. Pihak sekolah berharap melalui kegiatan zakat fitrah, para siswa dapat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang kurang beruntung. Penanaman nilai-nilai kemanusiaan ini menjadi prioritas sekolah agar peserta didik tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
Setelah seluruh zakat terkumpul dan terdata dengan akurat, panitia kemudian menjadwalkan tahap penyaluran pada Sabtu, 14 Maret 2026. Distribusi zakat fitrah tersebut akan menyasar para mustahik atau golongan yang berhak menerima sesuai dengan ketentuan agama. Prioritas penyaluran ditujukan bagi warga di lingkungan sekitar sekolah yang membutuhkan serta keluarga siswa yang masuk dalam kategori kurang mampu secara ekonomi.
Aspek transparansi dan akuntabilitas menjadi fokus utama bagi Nofa Mustofa Jamal, S. Pd. selaku pendamping dalam mengawal distribusi hasil zakat tersebut. Verifikasi data penerima dilakukan secara ketat guna menjamin bahwa bantuan benar-benar sampai kepada tangan yang tepat dan bermanfaat. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sekolah kepada para wali murid yang telah memercayakan penunaian zakat fitrah putra-putri mereka melalui institusi pendidikan.
Rangkaian kegiatan zakat fitrah tahun 2026 di SMPN 3 Bobotsari ini diharapkan dapat menjadi momentum penguat tali silaturahmi antara pihak sekolah dan masyarakat setempat. Dengan suksesnya pelaksanaan program ini, sekolah berkomitmen untuk terus menjadikan kegiatan keagamaan sebagai pilar penting dalam pembentukan akhlak mulia siswa. Penutupan agenda pada pertengahan Maret tersebut menandai keberhasilan sinergi antara guru dan murid dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.